5 Banner, 1 Cerita: Visual Storytelling untuk SOLO RUN FEST 2025

5 Banner, 1 Cerita SOLO RUN FEST 2025

5 Banner, 1 Cerita: Visual Storytelling untuk SOLO RUN FEST 2025
5 Banner, 1 Cerita: Visual Storytelling untuk SOLO RUN FEST 2025

Kadang tantangan desain justru datang dari sesuatu yang kelihatannya sederhana.

September 2025, aku mendapat kesempatan mengerjakan salah satu elemen visual untuk SOLO RUN FEST 2025. Brief-nya: membuat desain untuk 5 banner vertikal yang nantinya dipasang berjejer di sekitar kawasan Stadion Manahan, Solo.

Lima banner. Satu lokasi.

Awalnya terdengar straightforward.

Tapi kemudian aku kepikiran satu hal:

Kalau kelimanya hanya berisi desain dan headline yang berbeda, bukankah akhirnya cuma jadi lima pajangan yang dilewati orang?

Dilihat beberapa detik. Lalu selesai.

Dari situ aku mencoba pendekatan yang berbeda. Daripada membuat lima desain yang berdiri sendiri, kenapa tidak menjadikannya satu rangkaian cerita?

Dan ceritanya tentu saja tentang perjalanan seorang pelari.

Dimulai dari:

GET READY!
Semua perjalanan selalu dimulai dari keputusan untuk berangkat. Bukan cuma soal sepatu atau kondisi fisik, tapi juga kesiapan mental untuk berdiri di garis start.

Lalu masuk ke:

CHALLENGE YOURSELF
Karena lawan paling menarik dalam lari kadang bukan orang di sebelah kita, tapi diri sendiri.

Setelah itu:

PUSH YOUR LIMITS
Bagian ketika kaki mulai berat, napas mulai pendek, dan kepala mulai bertanya, “Masih lanjut?”

Kemudian:

CROSS THE FINISH LINE
Satu titik sederhana yang tiba-tiba punya arti besar setelah kilometer demi kilometer dilewati.

Dan akhirnya:

CELEBRATE YOUR VICTORY
Karena kemenangan tidak selalu berarti podium. Kadang kemenangan sesederhana berhasil menyelesaikan apa yang sudah kita mulai.

Yang paling menyenangkan adalah ketika desain-desain ini akhirnya benar-benar terpasang berurutan di sepanjang area Manahan.

Dari kejauhan, mereka bukan lagi lima banner terpisah.

Mereka menjadi seperti lima bab dari perjalanan yang sama.

Orang yang melintas akan melihat pesannya satu per satu: mulai, menantang diri, bertahan, menyelesaikan, lalu merayakan.

Project ini mengingatkanku bahwa desain event tidak selalu harus bicara lewat visual yang paling ramai atau paling mencolok.

5 Banner, 1 Cerita: Visual Storytelling untuk SOLO RUN FEST 2025 - IMPLEMENTASI
5 Banner, 1 Cerita: Visual Storytelling untuk SOLO RUN FEST 2025 – IMPLEMENTASI

Kadang desain bekerja justru ketika setiap elemen punya alasan untuk berada di sana dan saling melanjutkan cerita.

Buatku, pekerjaan ini bukan sekadar mendesain lima banner untuk SOLO RUN FEST 2025.

Aku sedang mencoba mengubah ruang kecil di sepanjang jalan menjadi sebuah perjalanan visual tentang seorang pelari dari start sampai finish.

5 Banner, 1 Cerita: Visual Storytelling untuk SOLO RUN FEST 2025 - IMPLEMENTASI
5 Banner, 1 Cerita: Visual Storytelling untuk SOLO RUN FEST 2025 – IMPLEMENTASI

Dan kalau ada orang yang melintas, membaca salah satu pesannya, lalu merasa sedikit lebih bersemangat untuk terus bergerak berarti ceritanya sampai.

5 Banner, 1 Cerita: Visual Storytelling untuk SOLO RUN FEST 2025 - IMPLEMENTASI
5 Banner, 1 Cerita: Visual Storytelling untuk SOLO RUN FEST 2025 – IMPLEMENTASI
Scroll to Top